Friday, 25 September 2015

Hasil Analisis Kesalahan Bahasa

  Analisis Kesalahan Bahasa
            Menurut Nik Safiah Karim et. al, (2014), tatabahasa merupakan peraturan dan sistem sesuatu bahasa iaitu cara sesuatu bahasa itu digunakan sama ada dalam bentuk tulisan atau lisan. Maka, bahasa itu harus menepati hukum-hukum tatabahasa. Secara langsung, percakapan dan penulisan yang menggunakan bahasa dan mematuhi hukum tatabahasa akan memberi makna mendalam.
            Petikan yang dikaji dan dianalisis bertajuk “Sejarah dan Teknik bermain Bola Basket”. Petikan ini ditulis oleh Indra Dewa. Melalui analisis petikan ini, saya telah mengesan terdapat beberapa aspek kesalahan yang wujud.

i. Aspek Kesalahan Ejaan
Penulis petikan agak keliru dengan penggunaan abjad “a”, “e” dan “i” dengan melakukan beberapa kesilapan yang ketara dalam petikan ini. Penulis juga keliru dan dipengaruhi dengan sebutan bahasa Inggeris semasa penulisan perkataan bahasa Melayu iaitu perkataan tehnik, populet, unsure, tim dan Desember.
Salah
Betul

Salah
Betul

Salah
Betul
Amerika Serikat.
Amerika Syarikat.

......setiap tim.....
......setiap pasukan.....

perbedaan
perbezaan
Kristen
Kristian

berarti
bererti

menit
minit
Desember
Disember

yaitu
iaitu

tehnik
teknik
karena
kerana

resmi
rasmi

populert
popular
unsure
unsur

yunior
junior

menghadang
menghalang
Jadual 12 : Kesalahan Penggunaan Ejaan

ii. Aspek Kesalahan Tanda baca
Kesalahan tanda baca yang kerap dalam petikan ini ialah penulis biasa tidak membuat satu jarak selepas membuat satu tanda baca sama ada tanda koma (,) atau tanda noktah (.). Kesalahan tanda baca ini menyebabkan sesuatu penulisan tidak sempurna. Contoh kesalahan penggunaan adalah seperti berikut:
Salah
Betul
...... diSpringfield,Massachusetts, harus.....
...... di Springfield, Massachusetts, harus.....
......mainkan saat kecil di Ontario,Naismith......
......mainkan saat kecil di Ontario, Naismith......
Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga......
Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga......
Jadual 13 : Kesalahan Penggunaan Tanda baca

iii. Aspek Kata Hubung
Salah
Betul
Bila terjadi skor yang sama.....
Apabila terjadi skor yang sama.....
Penggunaan “Bila” adalah salah kerana bila adalah kata tanya (menunjuk masa) manakala apabila adalah kata hubung.
.....dimaklumi sebab kemenangan dalam......
.....dimaklumi kerana kemenangan dalam......
Perkataan “sebab” dan “kerana” berbeza dari segi golongan katanya. Perkataan 'sebab' ialah kata nama, manakala perkataan 'kerana' ialah kata hubung pancangan keterangan. Maka, penggunaan “sebab” dalam ayat tersebut adalah salah.
Jadual 14 : Kesalahan Penggunaan Kata Hubung

iv. Aspek Kata Sendi Nama
Salah
Betul
Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan.
Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan.
“diantara” harus dipisahkan kerana “di antara” dapat digunakan untuk menunjukkan kedudukan fizikal atau tempat.
......seperti yang diatas......
......seperti yang di atas......
.....dengan sikap ditempat atau....
.....dengan sikap di tempat atau....
......disamping itu....
......di samping itu....
“di” patut dipisahkan. Kata sendi nama “di” harus ditulis terpisah daripada kata nama atau frasa nama yang mengikutinya.
......kemana ia tuju....
.....ke mana ia tuju.....
.....kesegala arah.....
.....ke segala arah....
.....mendorong badan kebelakang.....
.....mendorong badan ke belakang......
“ke” patut dipisahkan. Kata sendi nama “ke” dieja sebagai satu kata yang terpisah daripada kata nama atau frasa nama.
......meninggal dunia 28 November 1939,....
.....meninggal dunia pada 28 November 1939,.....
Kata sendi “pada” perlu digunakan kerana menunjukkan keterangan waktu apabila mendahului kata nama yang menyatakan masa.
Jadual 15 : Kesalahan Penggunaan Kata Sendi Nama

  
v.  Aspek Kata Nama
Salah
Betul
Bola Basket
Bola Keranjang
Basket ialah perkataan Inggeris. Perkataan “Basket” di petikan menunjukkan sejenis bola, jadi harus digantikan dengan perkataan “keranjang”àBola Keranjang
sang legenda
Sang Lagenda
“sang legenda” merujuk nama sesuatu benda yang khusus maka ejaannya perlu berpangkalkan huruf besar.
Jadual 16 : Kesalahan Penggunaan Kata Nama

vi.  Aspek Imbuhan
Salah
Betul
Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di.....
Inspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di.....
Menurut Kamus Dewan Edisi Keempat (2005), “inspirasi” membawa maksud ilham. Tiada imbuhan “ter” bagi kata dasar inspirasi.
Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.
Sejarah peraturan permainan basket terawal dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.
Menurut Kamus Dewan Edisi Keempat (2005), kata dasar “awal” membawa maksud sebelum waktu biasa. Tiada imbuhan “di” bagi kata dasar “awal”. “terawal” paling sesuai dengan membawa maksud lebih awal.
Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola.
Pemain tidak boleh berlari sambil memegang bola.
Menurut Kamus Dewan Edisi Keempat (2005), kata dasar “boleh” membawa maksud dapat, mampu. “boleh” ialah kata kerja, tiada imbuhan “diper...kan” digunakan.  Maka, penggunaan kata dasar “boleh” lebih sesuai.
...pemain lawan dengan cara disengaja
...pemain lawan dengan cara sengaja.
Menurut Kamus Dewan Edisi Keempat (2005), kata dasar “sengaja” telah membawa maksud memang diniatkan. Jadi, imbuhan “di” tidak diperlukan.
*Imbuhan “diperbolehkan”  kerap digunakan secara salah dalam petikan ini.
Jadual 17 : Kesalahan Penggunaan Imbuhan

            Kesimpulan, kesalahan yang dikesan dalam petikan telah diutarakan di atas. Kesalahan-kesalahan ini perlu diperbetulkan agar pembaca memahami mesej yang ingin disampaikan di samping dapat mengekalkan kelancaran bacaan. 
Sejarah dan Teknik bermain Bola Basket


Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) diSpringfield,Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.
Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith.Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.
1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul pemain lawan dengan cara disengaja. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sangsi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. pemain yang melempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 babak masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional.lahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.
Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.
Lapangan, Waktu, dan Jumlah Pemain Bola Basket
Permainan bola basket adalah persegi panjang dengan ukuran panjang lapangan yaitu 26 meter serta lebar lapangan yaitu 14 meter. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.
Peraturan Permainan Bola Basket
Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut.
Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang
Teknik Pro Permainan Bola Basket
Fade Away
Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru belajar basket. Bila keseimbangan badan tidak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.
Hook Shoot
Hook adalah tehnik yang sangat efektif bila pemain dijaga oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bias agak jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapat 80%.
Jump Shoot
Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang mumpuni.
Slamdunk
Slamdunk itu paling populert. Sebenarnya cukup simple, yaitu hanya memasukan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ring basket. walaupun simple, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm seperti slam ini hampir mustahil untuk melakukannya karena lompatannya tidak cukup tinggi.
TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET
A. PASSING DAN CATCHING
Istilah mengoper/melempar/mengumpan selalu berhubungan dengan menangkap (catching) atau menerima bola. Operan pada umumnya dilakukan dengan 2 bahkan 1 tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun mengoper tidaklah semudah orang menduga. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengoper bola antara lain :
1.            Arah bola ke sasaran harus terhindar dari serobotan ( intercept) lawan.
2.            Timing harus tepat
3.            Perasaan (feeling)
4.            Hindari lemparan menyilang
Untuk dapat melakukan operan dengan baik harus dapat menguasai macam-macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Teknik dasar melempar bola tersebut al :
1.            Chest Pass ( Operan dada)
2.            Bounce Pass ( Operan pantulan)
3.            Over Head Pass ( Operan dari atas kepala)
4.            Baseball Pass ( operan jarak jauh ( fast break)
Biasanya untuk pemain pemula yang diberikan ada 3 macam passing seperti yang diatas, sedangkan untuk baseball pass biasanya diberikan setelah mereka dapat melakukan gerakan yang lain dengan baik.
B. DRIBBLING
Menggiring bola adalah cara untuk membawa bola ke segala arah dengan lebih dari satu langkah asal bola sambil dipantulkan dan merupakan suatu usaha untuk mengamankan bola dari rampasan lawan sebab dengan demikian ia dapat bergerak menjauhkan lawan sambil memantulkan bola kemana ia tuju. Ada beberapa cara menggiring bola al :
1.            Menggiring bola rendah ( untuk control bola).
2.            Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan).
3.            Menggiring campuran
Menggiring bola ini dilatih dari hal yang mudah yaitu dengan sikap ditempat atau berhenti kemudian berjalan dan terakhir baru berlari setelah agak mahir baru kemudian diberikan latihan dengan rintangan untuk lebih mempersulit dribbling/menggiring bola.
C. SHOOTING
Menembak adalah sasaran akhir setiap bermain, juga termasuk unsure yang menentukan kemenangan dalam pertandingan sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket) setiap serangan selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik operan disamping itu juga tepat tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik buruknya tembakan.
Shooting atau menembak ini harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakannya dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. Untuk para atlit yunior biasanya penekanan latihan pada dua macam cara dalam melakukan shooting atau menembaknya antara lain :
1.            One Hand Shoot (Tembakan satu tangan).
2.            Two Hand Shoot (Tembakan dua tangan).
D. PIVOT
Teknik ini diperlukan untuk mengatasi peraturan tentang diperkenankannya seorang pemain yang memegang bola sambil jalan atau lari. Bahkan seorang pemain yang memegang bola tidak boleh melangkah lebih dari satu langkah tanpa memantulkan bola. Untuk menghindari bola dari sergapan lawan maka ia diperbolehkan melakukan pivot. Garakan berporos (pivot) adalah suatu usaha mengubah arah hadap badan kesegala arah dengan satu kaki tetap sebagai poros (tumpuan). Kaki poros tidak boleh terangkat atau tergeser dari tempatnya, sementara kaki yang lain boleh bergerak atau melangkah kesegala arah, khususnya pada saat memegang bola, sebab dipergunakan agar bola dapat dijauhkan dari jangkauan lawan.
Pivot dapat berbentuk al :
1.            In Front Pivot (front turn).
2.            Reverse Pivot (reverse turn).
E. REBOUND
Merayah bola merupakan teknik dasar yang perlu dikuasai oleh seorang pemain, hal ini dapat dimaklumi sebab kemenangan dalam merayah bola merupakan suatu kesempatan untuk melakukan serangan berikutnya. Merayah bola (rebound) merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola yang datangnya memantul dari papan pantul atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak berhasil. Beberapa ahli mengatakan Kalau tidak dapat memenangkan bola rebound maka tim anda tak akan bias menang , hal ini dapat dibenarkan sebab memenangkan rebound berarti kita mempunyai kesempatan lagi untuk menembak.
Teknik merayah bola (rebound) dibagi menjadi dua yaitu :
1.            Defensive Rebound (merayah bola pada saat bertahan).
2.            Offensive Rebound (merayah bola pada saat menyerang).
Rebound atau merayah bola dilakukan sesering mungkin karena memerlukan ketepatan waktu (timing) yang baik. Sebaiknya saat masih yunior diberikan sehingga para pemain sudah dapat merasakan gerakan dengan baik dan mempunyai ketepatan waktu (timing) dan menutup lawan